Buktikan Diri Tidak Bersalah, TY Serahkan Barang Bukti Asli

banner 160x600
banner 468x60

Sidang TY

Jakarta, Sudut Pandang- TY, terdakwa dugaan tindak pidana penggelapan uang perusahaan terus berjuang untuk membuktikan jika dirinya tidak bersalah dalam perkara yang menjeratnya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Pada persidangan yang berlangsung Rabu, (11/9/2019), TY mengajukan permohonan kepada Majelis Hakim pimpinan Saifudin Zuhri, SH, M.Hum untuk memeriksa barang bukti. Menurutnya, selama ini yang digunakan sebagai alat bukti dalam persidangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), semuanya hanya berupa foto copy, bahkan ada yang diduga palsu.

"Barang bukti bagaimana yang akan dicocokan, berupa apa dan jumlahnya berapa,?" tanya Majelis Hakim.

TY pun langsung menjawab, bahwa barang bukti yang akan dicocokan berupa surat surat asli sebanyak 35 lembar. Di antaranya surat invoice, surat jalan, surat laporan keuangan dan sebagainya yang akan dicocokan dengan barang bukti dalam persidangan.

Setelah berunding, Majelis Hakim mengabulkan permohonan TY untuk memeriksa barang bukti tersebut. Kemudian pun mengetukan palu sebagai tanda sidang ditunda, dan akan dilanjutkan pada tanggal Rabu 18 September 2019 mendatang.

Majelis Hakim menyatakan, sidang dengan agenda pembacaan putusan kembali ditunda. Penundaan tersebut dikarenakan naskah putusan belum siap.

Dalam perkara ini, JPU menuntut hukuman 2 tahun penjara kepada TY terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang perusahaan senilai Rp 1,2 miliar.

Sebelumnya, saat membacakan pledoi (nota pembelaan), TY membantah semua tuduhan JPU. Ia menilai perkara yang menjeratnya itu adalah kriminalisasi. Semua bantahan tersebut ia ungkapkan dalam nota pembelaan berjudul "Merdeka Itu Bebas Dari Kriminalisasi,"Red/Sp

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Buktikan Diri Tidak Bersalah, TY Serahkan Barang Bukti Asli"