Dianggap Berbeda dengan BAP, Kuasa Hukum Terdakwa Pertanyakan Keterangan Saksi

banner 160x600
banner 468x60
Tim Kuasa Hukum saat mendampingi Yeung Man Fun dalam persidangan di PN Jakarta Pusat

Tim Kuasa Hukum saat mendampingi Yeung Man Fun dalam persidangan di PN Jakarta Pusat Foto: Ist/SP

 

Jakarta, Sudut Pandang- Dalam persidangan lanjutan kasus dugaan kepemilikan narkoba dengan terdakwa Yeung Man Fun,  Jaksa Penuntut Umum Wahyu Oktaviandi dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menghadirkan saksi dari Polda Metro Jaya Suhatma Manik, Wito dan pengelola Apartemen Ibis, Willy.

Keterangan dari kedua petugas kepolisian itu dipertanyakan oleh kuasa hukum terdakwa, Arisman Aritonang.

"Mana yang sebenarnya terjadi, apakah keterangan di persidangan ini, atau keterangan saksi yang ada didalam BAP saat pemberkasan di Polda Metro Jaya?. Sebab, keterangan dalam persidangan ini berbeda dengan BAP," ucap Arisman dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (22/3) lalu.

Saksi Sahatma Manik memastikan keterangan yang diberikan di persidangan murni kejujuran dalam proses penangkapan. "Kita menangkap terdakwa itu bukan asal main tangkap. Mulai dari menghimpun informasi, data-data tambahan, dan keterangan masyarakatlah polisi bisa mengungkap jaringan narkoba tersebut," tegasnya. Red/SP

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Dianggap Berbeda dengan BAP, Kuasa Hukum Terdakwa Pertanyakan Keterangan Saksi"