Hanya Dihadiri 3 Tergugat, Sidang Gugatan Advokat Terhadap Presiden RI Ditunda

banner 160x600
banner 468x60
Alexius Tantarajaya

Alexius Tantarajaya, SH, M.Hum dan Rene Putra Tantrajaya, SH, LLM

Jakarta, Sudut Pandang-Sidang gugatan Advokat senior Alexius Tantrajaya, SH, M.Hum terhadap Presiden RI dan 9 Lembaga Negara yang bergulir di Pangadilan Negeri Jakarta Pusat ditunda. Pasalnya, dalam persidangan, Senin (13/5/2019), hanya 3 tergugat yang hadir yakni dari Ketua DPR, Ketua KPK dan Ketua Komnas HAM. Sementara yang lainnya tidak hadir tanpa keterangan. Sehingga persidangan yang dipimpin Majelis Hakim Purwanto, SH, MH ditunda.

“Hanya 3 tergugat saja yang hadir, untuk memberi kesempatan kepada para tergugat lainnya yang belum bisa hadir, Majelis Hakim akan memanggil kembali,  dan sidang ditunda  sampai tanggal 11 Juni 2019 mendatang," ujar Alexius Tantrajaya kepada wartawan usai sidang.

Dalam perkara ini, Alexius Tantrajaya mengajukan gugatan ganti rugi sebesar Rp. 1,1 miliar terhadap Pemerintah Indonesia (Presiden RI) dan 9 lembaga negara ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Alexius menggugat Pemerintah Indonesia (Presiden RI), Ketua DPR-RI, Ketua KPK, Ketua Kompolnas,  Ketua Komnas HAM, Jaksa Agung, Kapolri, Kepala Inspektur Pengawasan Umum Kepolisian RI, Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI, Kepala Devisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian RI, dan Ketua Ombudsman selaku turut tergugat.

“Saya gugat ganti rugi sebesar Rp 1,1 miliar, baik sendiri-sendiri maupun tanggung renteng. Harus dibayar tunai, nggak boleh dicicil,” kata Alexius kepada wartawan di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Alexius, gugatan ini diajukan lantaran batas kesabarannya sudah habis. Sebagai advokat, ia merasa profesinya dilecehkan oleh para tergugat. “Saya menilai, mereka telah mengingkari sumpah dan janji sebagai penegak hukum,” katanya.

Secara perundang-undangan, kata Alexius, seharusnya para tergugat memberikan perlindungan hukum kepada kliennya, Ny. Maria Magdalena Andriati Hartono dan kedua anaknya.

“Tapi nyatanya, hal itu tidak pernah dilakukan, surat permohonan perlindungan hukum yang diajukan kepada para tergugat, diabaikan selama rentang waktu 10 tahun lebih, tepatnya sejak tahun 2008 silam,” ungkap Alexius.

Selain kepada Presiden, jelasnya, ia juga berkirim surat kepada lembaga-lembaga pemerintah, yang intinya meminta perlindungan hukum terhadap Maria.

“Jangankan perlindungan, merespon surat kami saja tak pernah dilakukan. Di mana akhirnya, kasus klien kami menggantung. Padahal batas kadaluarsanya tinggal setahun lebih, di mana laporan pidana Maria akan hangus secara hukum,” kata Alexius.Red/Sp

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Hanya Dihadiri 3 Tergugat, Sidang Gugatan Advokat Terhadap Presiden RI Ditunda"