Kuasa Hukum Terdakwa Perkara Judi Online Kecewa Tuntutan Jaksa

banner 160x600
banner 468x60
Terdakwa

Tiga terdakwa perkara dugaan judi online saat disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Jakarta, Sudut Pandang-Setelah tertunda pada persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akhirnya membacakan tuntutan terhadap tiga terdakwa perkara dugaan perjudian online di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jumat, (24/5/2019).

Dalam tuntutannya di hadapan Majelis Hakim pimpinan Tugiyanto, JPU menyatakan ketiga terdakwa yakni, Aristarkhus Randi alias Andi, Meri Andrian, dan Viki Armando terbukti bersalah. Mereka dituntut hukuman selama 4 tahun penjara.

Menanggapi tuntutan tersebut, Penasihat Hukum para terdakwa dari Kantor Hukum Manurung Tarigan Hasibuan mengaku kecewa dan heran. Tuntutan tersebut menurutnya bertolak belakang dengan fakta persidangan.

“Tuntutan hukuman yang mengecewakan dan mengherankan bagi kami, karena pembuktian Jaksa Penunut Umum terhadap perkara yang menjerat klien kami tidak memiliki alat bukti yang jelas, dan tidak berdasarkan fakta dalam persidangan, ” kata kuasa hukum terdakwa, Gideon Emmanuel Tarigan usai sidang.

“Saksi dalam persidangan tidak ada yang melihat langsung, bahwa klien kami melakukan atau menyediakan perjudian secara online. Kami akan membantahnya melalui nota pembelaan, agar Majelis Hakim membebaskan ketiga terdakwa dari dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum, semoga, “ sambungnya.Red/Sp

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Kuasa Hukum Terdakwa Perkara Judi Online Kecewa Tuntutan Jaksa"