Oknum Pengajar Yayasan Gereja Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Anak

banner 160x600
banner 468x60
Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, Sudut Pandang-Sebagai pelapor kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur, R, berharap pelaku dapat dihukum maksimal agar kedepannya tidak ada lagi korban.

“TLS alias YG, oknum pengajar Yayasan Gereja di Cipanas Cianjur telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polda Jabar, kami berharap perkara ini segera P21 di Kejaksaan untuk disidangkan,” ujar Abdurachman Syarief, SH, MH Kuasa Hukum R, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Menurut Abdurachman, saat ini berkas perkara masih dalam pemeriksaan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat setelah dilimpahkan oleh penyidik Polda Jawa Barat.

“Perkara dengan No.LP B/231/III/2019/JABAR Tanggal 4 Maret 2019 sudah ditangani sesuai prosedur hukum oleh penyidik Polda Jawa Barat, penetapan TLS alias YG sebagai tersangka setelah berdasarkan keterangan saksi ahli dan para saksi korban,” papar anggota Peradi ini.

“Kami akan terus mengawal perkara ini, sehingga pelaku dugaan pencabulan anak di bawah umur dihukum maksimal sesuai ketentuan dalam UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” sambungnya.

Ia berpesan kepada korban dan para saksi korban agar tidak perlu takut atas langkah hukum yang ditempuh dalam perkara ini.
“Korban dan para saksi korban sudah mendapat perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), jangan khawatir jika ada pihak-pihak yang diduga ingin melakukan intimidasi,” tegas Abdurachman.

Tidak Memberikan Pernyataan

Terkait kasus ini, Kamis (16/5/2019) lalu, Kanit AKP Suryaningsih yang ditemui di Polda Jabar tidak memberikan pernyataan. Ia mengarahkan agar menemui Humas.

Punten, mohon maaf saya belum bisa memberikan keterangan, coba hubungi Humas, sekali lagi saya mohon maaf,” ucapnya.

Kemudian, team langsung konfirmasi kepihak Humas untuk menanyakan langsung kepada Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol TrunoyudoWisnu Andiko. “Mohon maaf Pak Truno sedang tidak ada di tempat,” ucap salah satu petugas Humas.

Di antar petugas Humas, team kemudian mengecek laporan polisi ke Sentra Pelayanan KepolisianTerpadu (SPKT).

“Benar Laporan No.LP B/231/III/2019/JABAR Tanggal 4 Maret 2019 sudah ada di data kami, namun untuk lebih jelasnya coba tanyakan ke Kanit yang menangani perkaraini,” kata salah satu petugas SPKT Polda Jabar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan dan tersangka belum dapat dikonfirmasi.Red/Sp

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Oknum Pengajar Yayasan Gereja Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Anak"