Praktisi Hukum Ini Menilai KPK Hanya Berani Menangani Perkara Kecil

banner 160x600
banner 468x60
Budiman, SH/Foto;Ist/SP

Budiman, SH/Foto:Ist/SP 

Jakarta, Sudut Pandang-Praktisi hukum Budiman, SH mengkritisi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilainya hanya berani mengungkap perkara-perkara kecil.

“Jika melihat perkara-perkara yang ditangani oleh KPK, baik yang lama maupun yang baru, lembaga antirasuah itu hanya berani mengungkap perkara-perkara kecil saja, saya berpandangan KPK gagal,” ujar Budiman kepada wartawan di Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Menurut Budiman, banyak perkara-perkara besar yang terlihat tenggelam penanganannya. Di antaranya kasus BLBI, Hambalang, Century, e-KTP dan lain-lain.

“Perkara-perkara besar nyaris tidak terdengar, kita hanya melihat OTT perkara-perkara kecil saja oleh KPK, seperti perkara dugaan suap anggota DPRD Kota Malang, masing-masing diduga menerima Rp 12,5 juta hingga Rp 50 juta,”ungkapnya.

“Saya tetap mengapresiasi KPK, karena berapa pun nominalnya jika terbukti secara hukum tetap korupsi, namun kenapa perkara-perkara besar sama sekali tidak ada tindak lanjutnya,?” tambah Budiman.

Dia menyebutkan, anggaran negara akan terkuras jika KPK hanya berani menangani perkara-perkara kecil saja.

“Saya mendukung upaya pemberantasan korupsi oleh KPK, jika ada masukan untuk meningkatkan kinerja jangan disalahartikan tidak pro pemberantasan korupsi, saya ingin melihat KPK berani untuk mengungkap perkara besar yang telah merugikan negara ini,” pungkasnya.Red/SP

 

 

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Praktisi Hukum Ini Menilai KPK Hanya Berani Menangani Perkara Kecil"