Presiden Digugat, Penggugat Berharap Keadilan Dari Majelis Hakim

banner 160x600
banner 468x60
Kuasa Hukum Penggugat Maria Magdalena, Alexius Tantrajaya, SH, MH dan Rene Putra Tantrajaya, SH, LLM

Kuasa Hukum Penggugat Maria Magdalena, Alexius Tantrajaya, SH, MH dan Rene Putra Tantrajaya, SH, LLM

Jakarta, Sudut Pandang-Kuasa hukum Maria Magdalena Hartono, Alexius Tantarajaya berharap Majelis Hakim pimpinan Robert yang menangani perkara gugatannya terhadap Presiden Jokowi dapat memberikan keadilan.

“Kami berharap melalui putusan Majelis Hakim laporan hukum klien kami dapat cepat segera ditindaklanjuti setelah 10 tahun mandek di kepolisian, satu satun harapan kami sekarang berada di Majelis Hakim,” ujar Alexius Tantarajaya usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Alexius mengungkapkan, awalnya berharap keadilan datang dari Presiden. Namun kenyataannya tidak mendapat perhatian dikarenakan pengaduannya tetap tidak bergerak sesuai yang diharapkan.

“Majelis Hakim menjadi penentu supaya dalam putusannya memerintahkan Presiden, kemudian Presiden memerintahkan Kapolri menyelesaikan Laporan Polisi No.449 tertanggal 08 Agustus 2008 di Mabes Polri,” kata Advokat senior itu.

Tadinya, jelas Alexius, tujuannya menggugat Presiden itu untuk menginformasikan terkait potret penegakan hukum di Indonesia yang dialami kliennya Maria Magdalena.

“Namun ternyata perkara tersebut sama sekali tidak ada perubahan sejak kita daftarkan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sejak Maret 2018 sampai sidang terakhir tadi,” ungkapnya kecewa.

“Sehingga satu-satunya yang bisa memberi keadilan bagi klien kami adalah Majelis Hakim pimpinan Bapak Robert,” sambung Alexius.

Pada persidangan terakhir, agendanya adalah kesimpulan para pihak. Masing-masing para pihak, Penggugat, Tergugat I sampai Tergugat V dan Turut Tergugat telah menyerahkan kesimpulan kepada majelis hakim. Persidangan ditunda selama tiga pekan dengan agenda pembacaan putusan. Red/SP

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Presiden Digugat, Penggugat Berharap Keadilan Dari Majelis Hakim"