Muara Karta: “Saya Dukung Pak Tito Jadi Kapolri”

banner 160x600
banner 468x60
Muara Karta, SH, MM

Muara Karta, SH, MM

Jakarta, Sudut Pandang- Praktisi hukum senior Muara Karta Simatupang, SH, MM mendukung Komjen Tito Karnavian menjadi Kapolri. Menurut dia, mantan Kapolda Metro Jaya ini merupakan sosok yang bertabur prestasi sehingga layak menjadi pimpinan di korps Bhayangkara.

“Pilihan Presiden Jokowi sudah tepat, saya orang nomor satu yang mendukung Pak Tito menjadi Kapolri. Saya juga mengapresiasi Presiden Jokowi sebagai sebuah terobosan,” ujar Muara Karta saat dihubungi Sudut Pandang, Sabtu (18/6).

Presiden Jokowi, kata Muara Karta, pastinya mempunyai penilaian tersendiri seperti dirinya dan pihak lain yang sudah tidak meragukan lagi kemampuan Tito Karnavian.

“Meski di kepolisian masih terbilang junior di antara perwira tinggi lainnya, Pak Tito sangat berpengalaman dan berprestasi, khususnya di bidang terorisme. Saat memimpin Densus 88 pada tahun 2005, berhasil meringkus gembong teroris doktor Azahari dan Noordin M Top. Ia juga memimpin Tim Cobra untuk menangkap Tommy Soeharto, dan sejumlah prestasi lainnya, termasuk meraih Bintang Adhi Makayasa,” ungkap alumni FH UI ini.

Terkait Tito yang melompati para seniornya, Muara Karta mengatakan bukanlah sebuah persoalan. Sebab, dari sisi kepangkatan sudah memenuhi ketentuan, yakni Jenderal Bintang Tiga, dan dari segi kemampuan, Tito sudah tak diragukan lagi kecerdasan, intelektualitas, dan profesionalismenya dalam bertugas.

"Dari sisi senioritas, Pak Tito memang melompati beberapa angkatan, ia lulusan Akpol 1987 yang menggantikan Pak Badrodin Haiti yang lulusan Akpol tahun 1981. Ada enam generasi yang ia lompati,” katanya.

HAK PREROGATIF PRESIDEN

Kendati demikian, lanjut dia, penunjukan Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri merupakan hak prerogatif presiden. “Meski ada yang tidak setuju, mana ada yang berani menolak dengan meletakan jabatannya. Saya pikir semua setuju, termasuk DPR,” ucap pengacara yang berkantor di bilangan Cempak Mas Jakarta Pusat ini.

“Seperti saat Presiden Jokowi menunjuk Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI, banyak yang menilai itu merubah tradisi, karena seharusnya dari TNI AU, namun tidak menjadi persoalan sampai saat ini,” tambah Muara Karta.

Dia pun berharap, jika Tito Karnavian menjadi Tribata Satu akan memberikan perubahan di institusi Polri, sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum. “Semoga membawa perubahan bagi Polri sesuai harapan kita bersama,” ucapnya penuh semangat.  Red/Um/SP

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Muara Karta: “Saya Dukung Pak Tito Jadi Kapolri”"