Tangani TPPO, Badiklat Kejaksaan RI Luncurkan Program E-Learning

banner 160x600
banner 468x60
Wakil Jaksa Agung

Wakil Jaksa Agung Arminsyah (kanan) didampingi Kabandiklat Kejaksaan Setia Untung Arimuladi saat peluncuran Program E-Learning di Badiklat Kejaksaan Jakarta, Senin (9/9/2019).

Jakarta, Sudut Pandang-Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan RI bekerjasama dengan Internastional Organization for Migration (IOM) Indonesia atau organisasi internasional antar pemerintah untuk migrasi meluncurkan program mentoring penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berbasis E-Learning.

Pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan belajar melalui program mentoring penanganan TPPO berbasis digital merupakan langkah progresif dan positif. Terobosan ini diharapkan mampu menghadirkan proses belajar mengajar dengan lebih efisien dan efektif,” ujar Wakil Jaksa Agung Arminsyah saat membacakan sambutan Jaksa Agung H.M Prasetyo pada acara peresmian peluncuran program mentoring penanganan TPPO berbasis E-Learning di Badiklat Kejaksaan RI Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Menurutnya, platform pembelajaran yang dihadirkan juga semakin memudahkan transfer knowledge terkait dengan isu aktual seputar penegakan hukum TPPO, kapan pun dan dimana pun berada tanpa dibatasi jarak dan waktu.

"Saya berharap para pengguna dalam hal ini jaksa atau penegak hukum lainnya dapat berpartisipasi secara aktif dan interaktif guna menggali sebanyak mungkin informasi dan pengalaman best practises antar sesama penegak hukum, maupun dengan pihak terkait lainnya. Dengan demikian akan muncul problem solving yang tepat, terukur, dan aplikatif guna meningkatkan kualitas penanganan perkara," kata Arminsyah.

"Kita selaku aparat penegak hukum, selain harus selalu meng-upgrade kompetensi diri agar mampu meresponnya dengan cara dan pendekatan yang holistik, efisien, efektif, dan professional,” tambah Arminsyah.

Pihaknya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada IMO yang telah mendukung, membantu, dan berpartisipasi dalam mengembangkan platform digital aplikasi e-learning, sebagai sarana untuk memaksimalkan jalannya program mentoring penanganan kasus TPPO.

"Kami berharap kerja sama yang kolaboratif dan sinergis ini dapat terus terjalin dan ditingkatkan secara berkesinambungan dan berkelanjutan, guna mewujudkan keberhasilan penegakan hukum atas kejahatan perdagangan orang yang sedang dan terus kita perjuangkan tiada henti dan tanpa kenal lelah," ujarnya.

Apresiasi serupa, ditujukan kepada jajaran Badan Diklat Kejaksaan RI yang telah menginisiasi berlangsungnya mentoring dengan platform aplikasi digital untuk kali pertama di Badiklat Korps Adhyaksa.

E-Learning

Wakil Jaksa Agung

Kepala Badiklat Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi, menjelaskan, E-Learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer maupun komputer stand alone. Program baru tersebut sangat bermanfaat, khususnya dalam memberikan efisiensi biaya bagi administrasi penyelenggaranya, efisiensi penyediaan sarana, serta fasilitas fisik, termasuk fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk dapat mengakses perjalanan.

“Program mentoring berbasis E Learning ini merupakan proyek rintisan yang melibatkan 6 jaksa sebagai mentor, 1 ahli dari LPSK dan 14 orang peserta yang dipilih berdasarkan daerah dengan skala prioritas penanganan perkara TPPO yang tinggi," terangnya.

“Harapan ke depan bahwa pengembangan program mentoring berbasis E-Learning ini dapat juga direplikasi untuk jenis Diklat lainnya dalam rangka mewujudkan lembaga pendidikan berbasis digital di era revolusi industry 4.0," harap mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat itu.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Misi International Organization for Migration (IOM) Louis Hoffman, utusan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia Mark White Church, Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi, para Jaksa Agung Muda, serta pejabat eselon II dan III di lingkungan Korps Adhyaksa.Red/Sp

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Tangani TPPO, Badiklat Kejaksaan RI Luncurkan Program E-Learning"